Rabu, 21 Desember 2011

Otak Atik Otak

Malam yang sunyi terasa
Kotak kecil dengan teknologinya telah mati
Hujan rintik-rintik melantunkan nyanyiannya
Angin pun mengiringinya bagaikan gitar
Dan sejenak ku berpikir....

Eine
Dan ketika hal yang telah kamu impikan terjadi, maka sujud dan bersyukurlah kepada.nya..
Dan ketika hal yang telah kau impikan tidak terjadi smpai akhir hayatmu, maka sujud dan bersyukurlah kepada.nya.
Karena insya allah smua itu akan dibalas lebih di akhirat.

Zwei
Percayalah!!
Bahwa perjalanan hidup yang kamu tempuh sekarang
Adalah jalan hidupmu yang akan membawamu kepada kebahagiaan

Jangan pernah putus asa
Jangan pernah merasa sial
Jangan pernah merasa pesimis
Jangan pernah sesali kehidupanmu
Jangan pernah tangisi kehidupanmu
Jangan pernah merasa jikalau keberuntungan tidak selalu memihak kepadamu

Dan selalu positive thinking akan kehidupan yang "bahagia"
Pikiranmu sangat berharga bagi kehidupan. Karena pikiran merupakan pantulan dari kehidupanmu

Drei
Keadilan berbeda dengan memberikan kepada smuanya rata
Tapi keadilan adalah memberikan kepada semuanya sesuai apa yang mereka butuhkan

Vier
Penindasan masih berjalan sampai sekarang
Siapa yang melaukannya??
Kita sebut saja mereka penjajah
Penjajah memiliki kekuasaan
Sehingga mereka bebas menindas orang yang ada di bawahnya
Menilik kebelakang, penindasan kaum pribumi oleh penjajah belanda
Dengan pemaksaan mereka menyuruh mereka kerja rodi
Kringat mereka mengalir tanpa henti
Dari pagi sampai pagi menjemput kembali
Makanan dan kesehatan tidak dipedulikan
Tempat tinggal, pakaian sangat memprihatinkan
Apalagi dengan kekejamannya mereka membunuh
Orang-orang yang tidak mau menuruti perintahnya
Sangat sangat dan sangat tidak manusiawi
Inikah yang dinamakan manusia??
Mereka tidak sadar jikalau mereka ada di posisi kaumku
Pekerjaan yang mereka lakukan sia-sia
Pekerjaan yang seharusnya membuat mereka bahagia
Miris malah membuat kesengaraan yang tanpa henti
Penderitaan, kesengsaraan, penindasan seperti ini
Terjadi selama 3,5 abad lamanya
Mulut mereka tertutup oleh kaum penjajah
Ketakutan ditengah kebringasan para penjajah
Tidak ada kata perlawanan atau pembelaan dari kaum penjajah
Sungguh tidak berdayanya mereka

Setelah belanda berlanjut ke penindasan yang dilakukan oleh
Orang-orang berkulit putih dan mata sipit
Negeri matahari terbit, itulah julukannya
Segala penindasan terhambur di sini
Romusha, kerja rodi tanpa henti
Karung goni sbagai pakaian
Kantong sebagai alas kaki
Gubuk sebagai tempat berteduh
Makan dengan sebutir beras
Menum dengan setetes air hujan
Dan sekali lagi mereka hanya sebagai budak
Budak yang diperas segala tenaganya
Dan ketika ajal menjemput
Mereka dibiarkan terlunta-lunta dijalanan
Wanita-wanita dijadikan alat pemuas bagi tentara jepang
Mereka semua dipaksa
Dan tidak ada kata lain selain "ya harus"
Dan sekali lagi kaumku ditidak menyatakan perlawanan

Dan pada akhirnya sekitar tahun 1945
Kemerdekaan kaumku dikumandangkan
merdeka merdeka merdeka

Kemerdekaan  bukan berarti penindasan berakhir
"klik" sampai disitu
Sekarang bukan penjajah kolonial atau jepang yang menindas
Melainkan kaumku sendiri yang saling menindas
Mereka mungkin sudah dirasuki oleh pemikiran penjajah dahulu
Di tengah kegelimapahan kota yang begitu ramai 
Dengan lampu-lampu hiasnya
Duduk seorang tua melihat gemerlapan lampu
Beliau merenung
Begitu bnyak uang yang terhampur malam ini tapi
Kenapa saya tidak dapat meraihnya
Saya sangat membutuhkannya
Anakku butuh uang sekolah
Keluargaku butuh uang makan
Dan saya butuh uang berobat
Sejenak ku berpikir apakah kehidupan ini aneh atau saya yang aneh?
Mungkin tidak bisa terjawabkan olehku

Segala penindasan yang mereka lakukan tanpa disadari
Mereka sibuk menumpulkan kekayaan
Mereka melupakan orang yang telah mendukung mereka
Sehingga mereka dikatakan orang kaya
Btul pkiran anda sama dengan saya"orang miskin"
Orang miskin yang ditindas
Orang miskin yang menderita
Orang miskin yang mencuri
Orang miskin yang jorok dan kotor
Orang miskin yang bunuh diri
Orang miskin yang angka kelahiran dan kematiannya tinggi
Orang miskin yang angka harapan hidupnya rendah
Orang miskin yan tinggal di gubuk, kolong jembatan
Orang miskin yang tidak tahu menulis dan membaca
Orang miskin yang telantarkan di rumah sakit
Orang miskin yang di do karena tidak punya uang
Orang miskin yang tidak bersekolah
Orang miskin yang selalu melamun
Orang miskin yang ngamen dijalanan
Orang miskin yang mengemis di jalanan
Orang miskin yang gampang terhasut
Dan ini semua ada di negeri indonesia
Sudah bertahun-tahun lamanya,

Peringatan 17 agustus dipamerkan di televisi
Dan sekali lagi tidak membawa perubahan yang pasti
Perubahan yang akan membawa kepada kesejahtraan.
Menurutku, kesejahtraan itu bebas dari penindasan.
Orang miskin dapat pelayanan yang selayaknya.
Segala hak hidup, pendidikan, beragama, tempat tinggal, pekerjaan serta kesehatan
Mereka harus dijamin
Tidak ada lagi pemaksaan apalagi di negara kita sekarang smua berlandaskan uang
Siapa yang memiliki uang, mereka yang memiliki kedudukan yang tinggi
Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan uang yang banyak
Dan yang kaya semakin kaya
Yang miskin semakin miskin

Melihat berbagai fenomena, perlu adanya
Suara yang melantunkan perlawanan terhadap berbagai penindasan
Bukan hanya masyarakat bawah 
Namun mahasiswa sebagai agent of change dan social control
Mengumpulkan seluruh masyarakat khususnya orang miskin untuk menuntut haknya
Dan mengadakan perubahan yang siknifikan bagi bangsa dan rakyat indonesia ke depannya

Funf
Segala hal yang dilakukan dengan sepenuh hati, ikhlas dan sungguh-sungguh
Akan mendatangkan hal yang briliant di masa depan
Itu dapat dikatan sebagai keajaiban di dalam hidupmu
Yakinlah !!!


Hope this paper will bring benefits in your life

Thanks  :)

2 komentar:

  1. deh dalamnya kata2nya, nyentuh segala pelosok masyarakat.. :)))

    Lanjutkan senior...

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus